Photobucket

Kamis, Januari 15, 2009

BECAK DAN PIT ONTEL



becak adalah kendaraan umum.

Orang naik becak untuk pergi dekat-dekat.
becak tidak menggunakan mesin.

Tukang becak mengayuh becak.

banyak orang suka naik becak.
Kata mereka naik becak lebih nyaman.

Sepeda ontel sebuah mesin peninggal tempo doloe saksi bisu peradaban manusia. Keberadaannya kerap dipandang sebelah mata. Kehadiran sepeda Ontel sempat marak dibumi nusantara.

Dulu di era 60 an da 70an sepeda masih menjadi transportasi andalan. Hampir semua lapisan masyarakat menggunakannya sebagai transportasi andalan. Mari kita lestarikan keberadaannya Sepeda tua ...turut banyak memberi konstribusi pada pembangunan dan kemerdekaan kita.Mengayuh dan duduk diatasnya merupakan sensasi tersendiri.

Baca Selanjutnya..

MENGENAL LAKSAMANA CHENG HOO MELALUI KLENTENG SAM POO KONG




Suatu tempat di Kota Semarang, ada sebuah bangunan yang dinamakan Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng Sam Poo Kong sebenarnya tak jauh berbeda dari Klenteng pada umumnya yaitu tempat ibadah orang cina. Namun jika ditelusuri dari asal mula dibangunnya kelenteng ini. Diatas lahan yang didirikan kelenteng Sam Poo Kong ini di percaya sebagai tempat Laksamana Cheng Ho pernah mampir disini. Klenteng ini dikenal juga dengan sebutan klenteng gedong batu.
Laksamana Cheng Hoo adalah seorang komandan angkatan laut kerajaan dinasti ming. Dia mengkomandoi 30.000 pasukan. Semuanya ikut berlayar dengan 62 kapal raksasa. Menurut Sejarah, cheng hoo ini memimpin armada kapal harta raksasa ming keliling dunia sekitar tahun 1405 - 1433. misinya antara lain: bisnis, eksplorasi, diplomasi, pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya. selama itu cheng hoo sudah sampai ke sri lanka, india, negara2 timur tengah, sampai ke afrika. cheng hoo juga sempat ngelewati perairan nusantara, dan kapalnya terdampar di pantai jawa tepatnya semarang sekitar 1405 - 1407. Tempat terdamparnya kapal Cheng Hoo inilah yang kemudian dibangun kelenteng Sam Poo Kong untuk mengenang kedatangan Cheng Hoo.
Dahulu tanah itu milik orang kaya Yahudi bernama Yohanes yang meminta sejumlah uang kepada orang-orang Cina yang ingin berdoa di klenteng ini. Sampai akhirnya Oei Tjie Sien, seorang hartawan Cina, membeli tanah ini dari Yohanes supaya orang-orang Cina ini bisa berdoa dengan gratis. Di komplek gedong batu ini ada gua kecil tempat yang dikeramatkan. Namun menurut kabar, gua itu bukanlah yang asli, karena yang asli telah hilang pada terkena angin tphoon pada tahun 1704.
Kelenteng Sam Poo Kong dibangun oleh masyarakat Cina yang ada di Semarang. Klenteng tersebut dibangun, karena orang Cina menganggap Cheng Hoo adalah nenek moyang mereka. Nama Sam Poo Kong sendiri berarti, Sam Poo adalah nama lain Cheng Hoo dan Kong artinya Mbah dalam bahasa Jawa. Design klenteng ini adalah perpaduan antara arsitektur Cina, Islam, dan Jawa. Nuansa Islam terlihat dari arah klenteng utama dan patung Cheng Hoo menghadap ke arah kiblat. Dibuat demikian karena Cheng Hoo adalah seorang muslim.
Sekarang komplek kelenteng Sam Poo Kong ini sepenuhnya baru. Dengan semangat mengembangkan pariwisata, semuanya dibuat megah dan serba baru. Hilang sudah aura magisnya. Dalam Waktu dekat akan dibangun 3 buar gerbang lagi untuk mempermudak masuk ke dalam Klenteng. Yang menarik justru kelenteng replika kelenteng sam po koong yang justru masih orisinil yang terletak di gang lombok, pecinan semarang. Di Klenteng ini juga terdapat replika kapal Cheng Hoo walaupun ukurannya jauh dari ukuran aslinya.


Baca Selanjutnya..

nyamikan semarang



Bandeng Presto

Kalau Anda penggemar berat ikan bandeng namun takut terkena durinya, tidak usah cemas. Bertandanglah ke Jalan Pandanaran Semarang, salah satu pusat oleh-oleh paling ramai di Ibu Kota Jawa Tengah ini. Puluhan toko oleh-oleh menyediakan bandeng presto alias duri lunak. Jangan takut, duri bandeng presto tidak akan melukai tenggorokan dan menusuk lidah Anda. Daging dan durinya bisa dikunyah bareng. Soal rasa, jangan sangsi lagi. Kelezatan bandeng presto inilah yang menyebabkan ikan ini terus dicari. Soal harga, bandeng presto yang dijajakan di Jalan Pandanaran memang sedikit lebih mahal dibanding yang dipasarkan di pasar-pasar tradisional. Tapi apa artinya selisih harga bila kelezatan dan hiegine memberi nilai lebih. Tapi kalau ingin yang harganya lebih murah , bertandanglah ke Pasar Johar Semarang. Sama-sama lezat, bergizi, dan sehat. Bandeng presto dapat langsung diperoleh dari produsennya antara lain : Toko Presto atau di Toko Juwana yang ada di Jl. Pandanaran, Semarang dengan harga sekitar : Rp. 40.000/kg,-

Lumpia

Selain martabak dan kue bandung yang banyak dijajakan di pinggir jalan, pedagang lumpia juga bisa ditemui di pinggiran jalan utama di Kota Semaang. Berbeda dengan wingko yang manis, lumpia lebih pas kalau disantap dengan dibarengi cabai plus acar yang asam. Disantap pada sore hari dengan ditemani teh hangat, akan menambah nikmat. Apalagi bila disantap bersama keluarga atau sahabat dalam kondisi lumpia masih hangat.
Lumpia ini dapat langsung diperoleh dari produsennya antara lain : Lumpia Mbak Lien di Jalan Pemuda, Lumpia Mataran di Jalan Mt. Haryono, Lunpia Expres di Jalan Gajahmada, Semarang dengan harga sekitar : Rp. 5.000 – Rp 7.500/biji.
Atau kalau Anda kesulitan mendapatkan oleh-oleh khas Semarang ini, bisa langsung menuju ke pusat oleh-oleh di Kota Semarang di Jalan Pandanaran. Ada puluhan pedagang lumpia, baik kelas PKL hingga restoran. tentu saja rasa membedakan harganya

WINGKO BABAD

Semarang sangat terkenal dengan kulinernya. Salah satunya Wingko Babad, siapa yang tidak kenal dengan Wingko Babad khas semarang. Ada berbagai merk wingko babad disemarang salah satunya yang sangat terkenal adalah wingko babad Cap Kereta Api anda dapat membelinya di took Ny. Sinata yang terletak di jalan Cendrawasih No. 14 komplek kota Lama Semarang yang Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 19.00 WIB
Toko yang didirikan oleh D. Mulyono ini telah menjual wingko babad sejak tahun 1946..wow hanya selisih satu tahun dengan kemerdekaan Indonesia. Soal kualitas dan rasa wingko babad Cap Kereta Api yang asli tidak usah diragukan lagi. Dengan resep dan bahan pilihan wingko babad diolah sehingga rasanya pun sangat nikmat.
Wingko babad cap Kereta Api lebih tebal dan aromanya lebih wangi dibandingkan wingko lainnya, rasa kelapa yang gurih dan manis dari gula asli sangat terasa. Wingko Cap Kereta Api menawarkan denagn pilihan aneka rasa diantarnya Rasa Original Kelapa, rasa durian, rasa nangka, rasa coklat dan lain lain. Untuk masalah harga wingko cap Kerata Api dijual perbungkus Rp. 1500,- sampai dengan Rp. 2500,- perbungkus tergantung dari rasa yang anda pilih.
Jadi jika anda berkunjung kesemarang Wingko Babad Cap Kereta Api sangat cocok sebagai oleh – oleh anda untuk keluarga dirumah.

Pelancong dari jauh yang ingin bawa buah tangan wingko babat asli Semarang jangan kaget. Ada satu merek wingko yang amat tersohor, yaitu cap Kereta Api. Saking populernya, banyak pembuat wingko yang membuat kemasan dengan nama dan gambar mirip. Sama-sama bergambar kereta api. Anda baru bisa membedakan setelah mencoba semua wingko. Namun bukan berarti wingko cap Kereta Api satu-satunya wingko paling lezat di Semarang.
Kalau Anda ke Jalan Pandanaran Semarang yang banyak tersebar toko oleh-oleh khas kota ini, ada pilihan lain yang kelezatannya tidak kalah dari wingko yang sudah punya nama.
Kudapan (snack) berasa gurih dan manis ini terbuat dari ketan, gula putih, dan kelapa. Seiring dengan selera zaman, kini beragam rasa bisa dinikmati. Ada rasa durian, coklat, atau nangka. Wingko ini dapat langsung diperoleh dari produsennya antara lain : Toko Wingko Cap Kereta Api, Mulyono di Jalan Cendrawasih, Semarang atau pun di Toko Presto atau di Toko Juwana yang ada di Jl.
Pandanaran, Semarang

Baca Selanjutnya..

Jumat, Januari 09, 2009

Kamis, Januari 08, 2009

Hantu lawang sewu dan kraton




Baca Selanjutnya..

GEREJA BLENDUK SEMARANG

Terletak di Jalan Letjen Suprapto No.32. merupakan bangunan yang memiliki gaya arsitektur Phantheon didirikan pada tahun 1753 sebagai gereja pertama di Semarang dan dipugar tahun 1894 oleh arsitek Belanda bernama HPA de Wilde dan Westmaas . Disebut Gereja Blenduk karena bentuk kubahnya yang seperti irisan bola, sehingga orang mengatakan “mblenduk”. Bangunannya berbentuk segidelapan beraturan (hexagonal) dengan keunikan interiornya . Sebagai salah satu bangunan kuno di lingkungan Kota Lama yang banyak dikunjungi wisatawan dan sampai sekarang merupakan tempat ibadah
Baca Selanjutnya..